Mamamama

Loading...

Mamamama

Register

Overview:
“Intervensi spesifik stunting perlu dilakukan sebelum dan setelah kelahiran. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan ada 23% bayi yang lahir di Indonesia dalam keadaan stunting. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi gizi ibu hamil sejak masa remaja, termasuk tingginya anemia pada ibu hamil dan remaja putri. Seetelah lahir angka stunting meningkat signifikan pada usia 6-23 bulan sebesar 1,8 kali dikarenakan kurangnya asupan protein hewani serta pola pengasuhan makanan (parenting) yang tidak tepat.”

(Kemkes.go.id, Gerakan Ibu Hamil Sehat)

Janganlah cemas ketika Anda atau orang tersayang Anda kekurangan Anemia disaat kehamilan, berikut adalah lima tips singkat untuk mencegah anemia selama kehamilan bagi ibu hamil:


1. Konsumsi Makanan Kaya Zat Besi
Sertakan makanan yang kaya akan zat besi dalam diet harian Anda, seperti daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, lentil, tahu, sereal yang diperkaya, bayam, dan buah-buahan kering. Zat besi dari sumber hewan (zat besi heme) lebih mudah diserap oleh tubuh. (Mayoclinic.com, “Iron deficiency anemia article”)


2. Makan Makanan Kaya Vitamin C
Kombinasikan makanan yang kaya akan zat besi dengan makanan yang tinggi kandungan vitamin C, seperti buah jeruk, stroberi, dan paprika. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga mengombinasikan makanan ini dapat membantu Anda memanfaatkan lebih banyak zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. (TheAsianParent.com, “Vitamin C untuk Ibu Hamil”)


3. Konsumsi Vitamin Prenatal
Pastikan Anda mengonsumsi suplemen prenatal yang direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda. Suplemen ini umumnya mengandung zat besi, asam folat, dan nutrisi penting lainnya yang diperlukan untuk mencegah anemia selama kehamilan. (Genbest.com, “Cegah Anemia Begini Cara Menaikkan HB Pada Ibu Hamil”)


4. Memasak dengan Wajan Besi Tuang
Memasak dengan wajan besi tuang dapat meningkatkan kandungan zat besi dalam makanan Anda, terutama saat memasak makanan yang bersifat asam seperti saus tomat. Ini dapat menjadi cara mudah dan efektif untuk meningkatkan asupan zat besi Anda. (National Library of Medicine, “Effect of cooking food in iron-containing cookware on increase in blood hemoglobin level and iron content of the food: A systematic review”)


5. Pemeriksaan Rutin
Hadiri semua pemeriksaan prenatal dengan penyedia layanan kesehatan Anda, yang dapat memantau kadar zat besi Anda dan merekomendasikan suplemen tambahan atau perubahan diet jika diperlukan. Deteksi dini dan intervensi adalah kunci untuk mencegah dan mengelola anemia selama kehamilan. (Alodokter.com, “Gejala Anemia Pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya”)


Ingatlah bahwa kebutuhan setiap individu dapat berbeda, jadi penting untuk bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk mengembangkan rencana yang dipersonalisasi untuk mencegah anemia berdasarkan kebutuhan khusus dan persyaratan nutrisi Anda.



Sumber:
Gerakan Ibu Hamil Sehathttps://www.kemkes.go.id/article/view/22121300004/gerakan-ibu-hamil-sehat-untuk-turunkan-stunting-dan-angka-kematian-ibu.html
“Cegah Anemia Begini Cara Menaikkan HB Pada Ibu Hamil” https://genbest.id/articles/cegah-anemia-begini-cara-menaikkan-hb-pada-ibu-hamil
“Effect of cooking food in iron-containing cookware on increase in blood hemoglobin level and iron content of the food: A systematic review” National Library of Medicine https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8266402/
“Iron deficiency anemia” https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034
“Gejala Anemia Pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya” https://www.alodokter.com/gejala-anemia-pada-ibu-hamil-dan-cara-mengatasinya
“Vitamin C untuk Ibu Hamil” https://id.theasianparent.com/vitamin-c-untuk-ibu-hamil
https://www.alodokter.com/gejala-anemia-pada-ibu-hamil-dan-cara-mengatasinya